Panglima TNI Kirim 59 Ekor Babi Untuk Upacara Adat Bakar Batu ke Sejumlah Wilayah di Papua

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan bantuan 59 ekor Babi Hutan yang akan digunakan untuk upacara adat bakar batu di Papua. Sebanyak 59 ekor babi hutan yang diberikan Hadi tersebut ditujukan untuk memeriahkan upacara adat bakar batu di bulan cinta kasih menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Seluruh babi tersebut diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules C 130 milik TNI dari Lanud Pattimura Ambon menuju Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua, Kamis (26/11/2020).

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan memasuki Desember para Kepala Suku di Papua akan menggelar Upacara Adat Bakar Batu dengan menyembelih babi di wilayahnya masing masing. Upacara Adat Bakar Batu tersebut merupakan kearifan lokal masyarakat Propinsi Papua. Ia menyampaikan Upacara Adat Bakar Batu akan dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2020 di beberapa wilayah seperti Wamena, Sugapa, Ilaga, Puncak Jaya, dan Timika dipimpin Kepala Suku masing masing.

Sementara itu, kata Suriastawa, pusat kegiatan akan dilaksanakan di lahan pembangunan Markas Kogabwilhan III di Timika Papua. Suriastawa mengatakan acara tersebut dilaksanakan guna mewujudkan cinta kasih dan damai menjelang perayaan Natal. “Sebanyak 59 ekor babi yang akan disembelih tersebut merupakan bantuan dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto," kata Suriastawa dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Kamis (26/11/2020).

Penyerahan bantuan 59 ekor babi dilakukan oleh Aspotwil Kaskogabwilhan III Brigjen TNI Dadang Rukhiyana dan Asops Kogabwilhan III Brigjen TNI Suswatyo kepada Perwakilan Kepala Suku dari wialayah wilayah tersebut. “Jadi nantinya pada tanggal 1 Desember 2020, Pemerintah Daerah bersama TNI Polri akan bersilaturahmi dengan para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan perwakilan masyarakat agar situasi dan kondisi Papua menjadi aman, damai dan penuh cinta kasih,” kata Suriastawa. Di tengah situasi pandemi Covid 19, kata Suriastawa, kegiatan Upacara Adat Bakar Batu tetap akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

“Saat pelaksanaan kegiatan, pihak penyelenggara sudah mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan serta menghindari kerumunan masyarakat,” kata Suriastawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *