Hanzel MasterChef Indonesia Buat Kesalahan Fatal, Chef Juna: Kamu Beruntung Ini Bukan Pressure Test

MasterChef Indonesia Season 7 telah memasuki episode ke 5, Sabtu (10/10/2020). Ada beberapa kejadian menarik yang terjadi dalam kontes memasak yang tayang di RCTI tersebut. Satu di antaranya momen saat Chef Juna Rorimpandey memuntahkan masakan Yuri.

Bahkan chef Renatta Moeloek menyebut ada dendam terpendam sehingga meminta Yuri melakukan ini. Pada challenge pertama, kontestan ditantang memasak "kreasi ayam goreng." Hasilnya, Nindy lolos menjadi pemenang dalam challenge pertama.

Ia menyajikan ayam goreng crispy dengan sambal matah khas Lombok. Walau ada beberapa kekurangan dalam masakannya, tapi ketiga juri yaitu Chef Juna, Chef Renatta, dan Chef Arnold sepakat memberikan pujian pada olahan tersebut. "Golden, crispy, and delicious plus dalamnya masih juicy," kata Chef Juna.

Masih di tantangan ayam goreng, Hanzel melakukan kesalahan yang cukup fatal. Masakan ayam gorengnya masih belum matang sehingga masih ada darah di dalam daging ayamnya. Bahkan chef Arnold menyebut masakan Hanzel sangat tidak bisa diterima dan mengecewakan.

Sementara itu, chef Juna menyebut Hanzel masih beruntung karena ini masih challenge pertama. "Kalau ini challenge pressure test atau challenge kedua, nggak ada babibu lagi, langsung masuk pressure test . Atau jika di pressure test , kamu langsung pulang, tidak perlu ada lagi delebrasi," ujar chef Juna. Di tantangan kedua, peserta diminta untuk berbelanja 10 bahan masakan dan mereka menghadapi Swap Basket Challenge.

Basket berisi 10 bahan masakan yang dipilih akan ditukarkan dengan kontestan lain. Nindy yang menjadi pemenang pada challenge memiliki keuntungan untuk menukarkan basket basket milik kontestan lain. Tak cukup sampai di situ, Nindy juga menukarkan keranjang yang didapat Vicky dengan keranjang yang disiapkan juri.

Ia beralasan, Vicky tidak bisa memasak kepiting. Keuntungan lain yang didapat Nindy adalah ia tidak perlu memasak. Pada challenge kedua, masakan Hamdzah dianggap yang terbaik oleh ketiga juri.

Ketiga kompak menyebut dish milik Hamdzah sangat smart. "Saya nggak nyangka kamu bisa masak seperti ini. Ada yang kurang, kurang garam," kata Chef Juna. Selain itu, menurut judges, Hamdzah melakukan usaha yang luar biasa untuk menyajikan makanan ini.

Meski demikian, tetap saja ada masakan kontestan yang membuat juri kecewa. Tak lain masakan sambal goreng kentang milik Yuri. Chef Renatta, misalnya. Baru sekali menyuapkan sambal goreng kentang, ia menampilkan raut muka tak enak.

Ia bahkan langsung mencari tisu dan memuntahkan masakan Yuri. Termasuk chef Juna yang ikut memuntahkan masakan tersebut. "Kalau kata Gordon Ramsay, it's raw . Mentah!" teriak Juna.

Chef Renatta menimpali dengan bertanya apakah Yuri pernah makan bawang putih dan merah mentah. Ia sempat melontarkan celetukan 'saya dendam' sembari meminta Yuri mencicipi sendiri masakannya. "Bisa telen? Saya sih seneng kamu bisa telen," kata Renatta.

Kali ini, Hanzel, Yuri, Clava, Faiz, dan Dava dianggap gagal menyelesaikan tantangan sehingga masuk ke pressure test . Kelima kontestan diminta menebak nama buah yang dicicip dengan mata tertutup sebelum masuk ke pressure test . Clava memenangkan challenge sehingga tidak perlu masuk ke pressure test dan memasak.

Sementara sisanya, masuk ke pressure test dan diminta membuat signature dish . Di pressure test, masakan Faiz dianggap juri yang cukup berhasil. Sementara masakan Hanzel yaitu Udang Daun Jeruk dengan Sambal Embe tidak cukup menyelamatkannya lolos ke babak selanjutnya.

Artinya, di MasterChef Indonesia Season 7 episode ke 5, Hanzel harus pulang dan tereleminasi. Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *